SEBARKAN BERITA KE TEMAN!

Seakan belum puas menggetarkan jantung para pecinta produknya, Yamaha yang langsung menggelontorkan empat moge sekaligus plus rencana motor sport 250 cc ternyata juga bersiap dengan skutik bermesin lebih besar di 125 cc.
Belum ada informasi mengenai modelnya. Namun PT Yamaha Indonesia Motor Manfacturing yang telah mendaftarkan motor terbarunya itu di Kementerian Perindustrian dengan nama Yamaha 2SV mengaku sedang mempersiapkannya.
"New model? Kurang lebih memang seperti itu. Ini sedang pengujian," ujar Dyonisius Beti, Wakil Presiden Yamaha Indonesia yang ditemui di Hotel Borobudur, Jakarta, pada Kamis (25/7) lalu.
Kehadiran mesin 125 cc sendiri sebenarnya sudah bisa disimak pada Xeon RC. Namun memang, kebanyakan Yamaha masih mengandalkan mesin 115 cc di skutik-skutiknya.

Andaikata ada penyeragaman kapasitas mesin sehingga lebih ngacir, maka kecanggihan Xeon RC tentu bisa menjadi semacam patokan.
Dengan fuel injection didukung komputer ECU (Electronic Control Unit), mesin 125 cc-nya yang berpendingin cairan mengalami peningkatan tenaga menjadi 11,4 PS dibanding model sebelumnya. Torsinya juga menjadi 10,4 Nm, tetapi lebih irit sekitar 20 persen.
Mesin Yamaha Xeon RC juga mengandalkan banyak sensor yang pada akhirnya menunjang performa, efisiensi, dan sekaligus juga ramah lingkungan. Salah satu sensor tersebut berfungsi sebagai indra untuk kadar oksigen.
Pada prinsipnya, sensor tersebut akan membaca bagaimana pengeluaran dari gas buang. Dia akan membaca kadar kadar CO dan HC. Jika kadar HC-nya kecil, maka dinilai terlalu miskin sehingga akan memerintahkan ECU untuk menambahkan jumlah bahan bakar.
Selain sensor oksigen, terdapat pula Coolant temperature sensor, Crankshaft position sensor, intake air temperature sensor, intake air pressure sensor, dan hingga ISC atau Idle Speed Sensor.



















